Home » » Mengenal Sistem Pendidikan di Kanada, Korea Selatan, dan Selandia Baru

Mengenal Sistem Pendidikan di Kanada, Korea Selatan, dan Selandia Baru

Written By Info PAUDNI on Tuesday, June 18, 2013 | 6:10 PM




1. Kanada

Untuk masalag budget pendidikan, Kanada mengeluarkan APBN yang besar untuk dana pendidikan. Pengucuran dana untuk pendidikan ini diawasi oleh pemerintah federal, provinsi, dan pemerintah daerah. Sistem penerapan pendidikan menjadi tanggung jawab setiap daerah. Pada setiap provinsi-provinsi terdapat ada dewan sekolah yang mengawasi pelayanan pendidikan dan penyelenggaraan program-program pendidikan. Walaupun biaya pendidikan tidak gratis, biaya hidup dan pendidikan di Kanada cenderung lebih rendah. Hal lain juga adalah masalah stabilitas di negara Kanada dalam bidang politik terbilang kuat. 

Pendidikan di Kanada umumnya dibagi pada pendidikan Dasar (Primary School/Public School), kemudian pendidikan Menengah (High School) dan pendidkan tinggi (Universitas, College). Di negara ini dikenal juga adanya Career schools, merupakan institusi swasta di Kanada yang menawarkan program pelatihan dan yang berorientasi karir dengan mengajarkan keahlian praktis bagi pelajar nya. Program yang ditawarkan seperti multimedia, film, perhotelan, culinary, dll.

2. Korea Selatan 

Ciri dari program pendidikan di negara ini yang diarahkan pada pengembangan bidang teknologi. Dalam urusan infrastruktur sekolah, layanan akses internet berkecepatan tinggi untuk siswa-siswi di sekolah dasar, menengah, dan atas menjadi media wajib. Sistem pendidikan di Korea saat ini mirip dengan di Indonesia, yaitu 6 tahun pendidikan dasar, 3 tahun pendidikan menengah awal, 3 tahun menengah atas, baru kemudian pendidikan tinggi. Namun di sini, jam belajar siswa dikenal dengan jumlah jamnya yang lama di sekolah. Sekolah negeri dan swasta pra sekolah memiliki program pendidikan yang lebih banyak mengajarkan kemandirian, kreavifitas, dan bersosialisasi dengan lingkungan.

Sebelum masuk sekolah SD biasanya untuk prasekolah anak-anak akan dibawa berkunjung ke SD untuk sekadar melihat-lihat situasi sekolah mereka selanjutnya. Nah, di setiap kelas untuk jenjang SMP memiliki seorang wali kelas yang akan memperhatikan kehidupan dan mengarahkan siswanya. Uniknya, untuk masing-masing pelajaran memiliki tenaga pengajar yang berbeda-beda. 

3. Selandia Baru 

Di negara ini, sistem yang dianut diadopsi dari sistem pendidikan Inggris yang menawarkan World Class University. Di negara Selandia Baru wajib belajar diberlakukan pada anak usia 6 hingga 15 tahun. Pemerintah menanggung biaya sekolah anak hingga anak berusia 19 tahun. Negara tetangga Australia ini menempati peringkat ke-7 dalam PISA pada 2009 lalu. Menurut Human Development Index (Indeks Pembangunan Manusia) PBB tahun 2008, Selandia Baru menempati peringkat tertinggi bersama beberapa negara lainnya, seperti Denmark, Finlandia, dan Australia. 

Pendidikan yang diterapkan di Selandia Baru sangat berwawasan dengan lingkungan terutama peternakan. Hal ini dapat tercermin dari banyaknya universitas yang berkonsentrasi pada dunia peternakan dan rekayasa genetikanya. Hal ini karena secara geografis dan ekonomi masyarakatnya, Selandia Baru bergantung pada peternakan. Untuk masalah mutu pendidikan, di negara ini ada New Zealand Qualification Authorit (NZQA). Lembaga ini berperan sebagai penjaga mutu pendidikan yang dibentuk oleh kementerian pendidikan di Selandia Baru memiliki peran yang sangat penting karena menjadi acuan dan lembaga monitor bagi para penyelenggara pendidikan.

Baca artikel terkait:

Bagikan artikel ini :
Posted by : Hidayat Jayagiri
Hidayat Jayagiri Updated at: 6:10 PM

Tips Wirausaha

More on this category »

Pendidikan Keluarga

More on this category »

Translate

 
Support : About | Privacy Policy | Kontak | Site Map
Copyright © 2012. www.hidayatjayagiri.net - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template